Apresiasi

Showing posts with label Lipsus. Show all posts
Showing posts with label Lipsus. Show all posts

Sunday, 12 July 2015

Lebih Ketat, Seleksi PPDB SMAN 1 Kepanjen

Unknown     15:26:00    
Sejumlah sekolah negeri tetap memberlakukan sistem seleksi ketat dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Meski PPDB reguler digelar secara online dan serentak di semua sekolah di Kabupaten Malang.

Sistem seleksi yang penuh persaingan dalam PPDB tahun ini seperti yang dilakukan di SMA Negeri 1 Kepanjen. Tak sekadar peringkat NUN tertinggi, seleksi PPDB di SMAN ini juga tetap dilakukan melalui tes potensi akademik (TPA) dan melihat nilai rapor siswa sejak kelas VII. Hasil tes potensi ini mendapatkan bobot penentuan 60 persen.

Dikatakan waka humas SMAN 1 Kepanjen Lukman Huri, tes khusus potensi akademik ini sengaja dilakukan agar pihaknya dapat menjaring calon siswa dengan kemampuan akademik yang benar-benar lebih baik. Tes potensi ini, katanya, sekaligus menjadi bagian upaya SMAN 1 Kepanjen menjamin mutu dan prestasi belajar siswa nantinya.

“Kami tidak mau siswa yang diterima kebetulan saja mendapatkan NUN tinggi jika hanya diukur dari aspek pembobotan hasil UN ini saja,” terang Lukman Hari, Sabtu (20/6) siang.

Dengan memperhatikan tiga aspek tahapan seleksi ini, tambahnya, akan dapat dianalisa adanya korelasi dan konsistensi kemampuan akademik calon siswa. apalagi, analisa ini akan dilakukan lebih detil dengan melihat capaian hasil belajar dan tes potensi khususnya pada mapel yang diujikan. TPA ini mencakup ujian mapel Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Rencananya, tes potensi akademik pada seleksi PPDB SMAN 1 Kepanjen digelar pada 29 Juni ini. Pagu rombel yang disediakan tahun ini adalah 11 kelas, dengan jumlah siswa 32-34 tiap rombelnya.

Ditambahkan Lukman, selain PPDB regular dengan tes potensi ini, SMAN 1 Kepanjen juga membuka pendaftaraan jalur prestasi untuk satu rombel. Jalur ini mensyaratkan kemampuan dan prestasi khusus dibanding calon siswa regular. Yakni, prestasi OSN, O2SN dan FLS2N minimal juara 1 tingkat Kabupaten Malang.

Rencananya PPDB jalur prestasi ini digelar pada 23 Juni. “Sementara jumlah pendaftar jalur prestasi 61 siswa, sedangkan pagunya maksimal hanya 20 siswa,” demikian Lukman Huri. (min)

Pelepasan Siswa MTs Annur Bululawang: Antarkan Wisudawan dengan Kirab Marching Band

Unknown     15:23:00    
Pelepasan Siswa MTs Annur Bululawang: Antarkan Wisudawan dengan Kirab Marching Band
Kirab wisudawan diiringi penampilan marching band manandai pelepasan wisudawan kels IX MTs Annur Bululawang, Ahad (14/6) pagi. Deru marching dan penampilan display saat kirab yang start dari halaman sekolah ini mengiringi setiap langkah wisudawan menuju lokasi wisuda bersama MI-MTs-SMP-MA Annur yang digelar di komplek pondok pesantren Annur II Bululawang hari itu.

Total 1.543 siswa dari empat sekolah/madrasah ini diwisuda secara bersamaan dalam satu tempat. Sejumlah 254 siswa adalah lulusan MTs Annur Bululawang dan prosesi pelepasannya dipimpin kepala MTs Annur, Drs KH Thowaf SAg.

Tak hanya menggelar wisuda, hari itu MTs Annur juga menggelar pameran kreativitas seni siswa di madrasah setempat. Hasil kreativitas ini sengaja ditampilkan untuk meramaikan acara yang pada kesempatan itu juga dihadiri seluruh walimurid kelas 7-8 karena bersamaan dengan penerimaan rapor hasil belajar siswa.

Dalam acara wisuda bersama ini, pihak yayasan Annur menghadirkan KH Fathul Barri MAg. Kyai kondang yang juga dosen ini memberikan orasi ilmiah dan tausiyah mauidloh hasanah. Acara juga dihadiri dua imam syeikh asal Mesir, yakni syeikh Hamada dan Basuni. Secara bergiliran, dua imam ini menyempatkan diri membacakan doa penutup acara.

Dalam ceramahnya, Fatkhul Bari mengungkapkan pentingnya pendidikan agama dan takwa. Dikatakan ia, kesuksesan bergantung pada niat dan kesempatan. Ustadz Bari juga mengingatkan pentingnya doa orang tua dan dukungan penuh mereka pada pendidikan putra-putrinya.

“Cita-cita masa depan anak boleh apapun. Tetapi, yang patut dibanggakan adalah anak tetap saleh dan kaya ilmu agama,” demikian ustadz Bari sambil mengajak semua wisudawan dan wali santri meneladani Umar bin Abdul Aziz dalam memberi pendidikan kepada keluarganya. (min)

Marching Band MTs Annur Boyong Piala Tetap: Sabet 10 Kategori Juara KDS Ke-7 se Jatim

Unknown     15:04:00    
JAWARA: Gitapati Marching band MTsN Annur Bululawang didampingi pelatih Fatchullah saat penerimaan piala tetap ajang lomba KDS belum lama ini
Impian grup marching band MTs Annur Bululawang membawa piala bergilir menjadi piala tetap dari ajang kompetisi Ken Arok Duta Swara (KDS) PDBI Jawa Timur akhirnya terwujud. Ini setelah grup marching band ini mampu menjadi juara umum dan memboyong 10 kategori juara dari ajang KDS ke-7 tahun ini.

Di ajang kompetisi marching band yang dilangsungkan di GOR Ken Arok Kota Malang selama 29-31 Mei lalu ini, tim marching band asuhan pelatih Fatchullah ini mengungguli 67 tim peserta lain se Jawa Timur. Yang membanggakan, prestasi juara umum ini diraih setelah dua tahun berturut-turut sebelumnya, grup marching band MTs Annur absen di even bergengsi ini.

“Setelah dua tahun absen, kami ternyata mampu membuktikan tetap eksis. Impian membawa piala KDS menjadi piala tetap terwujud,” terang Fatchullah, ditemui usai kirab wisudawan MTs Annur Bululawang, Ahad (14/6) lalu.

Sepuluh kategori juara yang dimenangkan di ajang KDS ke-7 lalu adalah the best costume,the best gitapati, drum major, the best color guard, analisa music melody dan rhythm, the best showmanship, maneuvering, dan general effect, serta juara 1 display. Penampilan display yang dibawakan 97 personel marching band ini dinilai paling sempurna dengan skor maksimal 500.

Dikatakan Fatchullah, pengarapan display diakui paling sulit. Setahun terakhr, ia telah menyiapkan dengan penggarapan lagu. Namun begitu, persiapan lainnya terbilang mepet. Grup ini sempat berganti-ganti personel dan terkurangi jadual latihan akibat kegiatan siswa yang juga menjadi santri ponpes Annur Bululawang.

“Akan tetapi, karena terbiasa latihan, kesulitan ini bisa diatasi. Apalagi, personel grup marching band selalu kompak dan ditempa semangat dan kemauan tinggi,” tambah pria ramah ini. Ditambahkannya, grup drumband milik MTs Annur dibentuk sejak 1985 silam. Namun, selama rentang 1991-1998, grup marching ini benar-benar eksis dengan tampil di berbagai acara atau pun even resmi. Tepatnya, sejak 1997 konsep marching band MTs Annur mengalami perubahan, meningkat dari sekadar didominasi alat musik tiup dan organ, menjadi lebih lengkap sesuai standar marching corp.

Marching band MTs Annur Bululawang memang menjadi ikon kreativitas siswa madrasah sekaligus menjadi kebanggaan khususnya di lingkungan Kemenag Kabupaten Malang. Selama ini, penampilan kreatif marching band ini selalu menghiasi dan menghibur di berbagai acara resmi seperti pembukaan pekan olahraga, ajang Aksioma, peringatan HAB Kemenag, juga acara-acara resmi lainnya seperti peringatan hari besar nasional. (min)

Bonus Miliaran Rupiah Dijanjikan untuk Prestasi Porprov V: Kabupaten Malang Optimis Raih Tiga Besar

Unknown     14:42:00    
Iming-iming bonus puluhan juta rupiah bagi atlet dan pelatih mewarnai pelepasan atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V dari yang berlaga di Banyuwangi 6-12 Juni ini. Tujuannya, agar kontingen dan atlet termotivasi mendulang medali sebanyak-banyaknya.

Pada Porprov V Jatim 2015 ini, pihak KONI Kabupaten Malang misalnya, mematok juara III. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menggenjot kemampuan atletnya. Sebanyak 498 atlet yang diterjunkan di porprov sudah mendapatkan pelatihan berbulan-bulan di pusat latihan cabang (puslatcab). Mulai dari penguatan fisik, pemantapan strategi hingga pemupukan mental.

Ketua Badan Pelaksana Pusat Pelatihan (Bapelpuslat) KONI Kabupaten Malang Darta Wijaya mengatakan, pihaknya sudah membekali atletnya untuk berkompetisi dengan tim dari daerah lain di Jatim.

Target realistis berapa medali emas memang tidak secara eksplisit dipatok. Namun, agar target juara III terealisasi, pihak KONI Kabupaten Malang menjanjikan bonus dengan total Rp 2,5 miliar. Total bonus ini diperuntukan bagi peraih emas dengan bonus 20 juta, perak Rp 10 juta, dan perunggu Rp 5 juta. Selain itu, KONI Kabupaten Malang juga menyediakan bonus langsung pada atlet dengan rincian Rp 1,5 juta untuk emas, 10 juta untuk perak, dan Rp 750 bagi peraih perunggu.

Janji bonus Rp 1 miliar juga dijanjikan pihak KONI Kota Batu. Ini seperti disampaikan langsung Wali Kota Batu, Edi Rumpoko saat pengukuhan sekaligus pelepasan atlet Porprov Kota Batu di Area Taman Hutan Kota, Selasa (26/5) malam. Wali Kota menyebut bonus tambahan Rp 1 miliar itu baru tercetus saat para Muspida Batu bertemu di lokasi acara pelepasan atlet.

“Kami akan kasih Rp 1 miliar, kalau masuk lima besar kami kasih Rp 500 juta, kalau sepuluh besar Rp 300 juta,” kata ER, panggilan Edi Rumpoko. Sebelumnya, KONI Kota Batu mengumumkan atlet peraih medali emas akan mendapat bonus Rp 20 juta, perak Rp 10 juta dan perunggu perorangan mendapat Rp 7.500.000. Sementara itu, peraih medali emas beregu kurang dari enam orang bonus emas Rp 25 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta. Sedang bagi tim sepakbola atau futsal Rp 30 juta untuk emas, Rp 20 juta perak, dan Rp 15 juta perunggu. (min)

Thursday, 18 June 2015

SMP Negeri 4 Kepanjen, Gudangnya Kreasi dan Prestasi Siswa

Unknown     10:39:00    

SMP Negeri 4 Kepanjen, Gudangnya Kreasi dan Prestasi Siswa

SMP Negeri 4 Kepanjen, Gudangnya Kreasi dan Prestasi Siswa
SMP Negeri 4 Kepanjen memang terbukti sekolah bermutu dan unggul. Sekolah eks RSBI ini menjadi gudangnya kreativitas dan potensi siswa-guru. Setiap tahun, berbagai prestasi selalu terlahir dari pembinaan akademik dan pengembangan bakat dan kreativitas sekolah ini.

Paling anyar adalah prestasi duta FLS2N Jawa Timur bidang lomba cipta lagu. Evira Rahma Aya Sofia, siswa kelas 8, berhasil meraih juara 3 ajang FLS2N SMP Jatim awal Juni lalu. Prestasi lainnya adalah terpilihnya siswi SMPN 4, Ajeng Auliya, sebagai juara Putri Lingkungan dalam rangka Ajang Putri Kartini yang dilangsungkan Mei lalu. Juga penghargaan siswa berprestasi bidang seni Kabupaten Malang yang diberikan kepada Anton Hendra Kusuma.

Di bidang olahraga, tim basket putra-putri SMPN 4 juga tak tertandingi. Setidaknya, ini terbukti di ajang turnamen bola basket se Kabupaten Malang antar SMP/MTs yang dilangsungkan di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen pertengahan Mei lalu. Tim basket putra SMPN 4 menyisihkan 26 tim peserta lain. sementara, tim basket putri berjaya hingga partai final setelah melewati tim peserta lain.

Bakat dan kreativitas seni siswa SMPN 4 Kepanjen memang selalu terasah dan terwadahi dengan pembinaan ekskul pengembangan diri yang bukan asal.   Setidaknya, ada jenis ekskul pengembangan diri yang diberikan pada siswa. hampir semua telah melahirkan prestasi juara sejak lima tahun terakhir. (min)

Guru SMPN 4 Wakili Kabupaten OSN Guru Jatim: Kompak Lesson Study, Waktu Luang untuk Latihan

Unknown     10:36:00    

Guru SMPN 4 Wakili Kabupaten OSN Guru Jatim

Pendidik profesional memang harus selalu bisa menunjukkan kompetensinya. Bahkan, pendidik profesional juga harus selalu terbuka dan siap untuk belajar dan meningkatkan diri dan mengembangkan keprofesiannya.

Bisa dibilang, guru-guru SMP Negeri 4 Kepanjen paling siap terhadap tuntutan ini. setidaknya, ini ditunjukkan sejumlah guru Matematika yang belum lama ini mengikuti olimpiade sains nasional MIPA Guru se Kabupaten Malang. Salah seorang guru, Dra Djazilatul Chusniyah, bahkan mampu bersaing menjadi terbaik dalam olimpiade.

Bersama, guru senior ini akhirnya harus mewakili Kabupaten Malang di ajang OSN Guru tingkat Jawa Timur pada 9 Juni ini. selama kurun tak lebih sebulan ia harus mampu menunjukkan sebagai guru berprestasi dengan profesiolitas tinggi. hampir tiap hari menjelang olimpiade tingakt Jatim, ibu guru harus rajin bergelut dengan soal-soal OSN, juga pengetahuan dan penerapan pedagogik. Sakin mepetnya waktu persiapan, ia pun harus pandai-pandai memanfaatkan waktu luang dan menjaga motivasniya.

Kepada Majalah CENDEKIA, ia mengaku harus pinter melawan rasa capek dan kantuk yang kerap menghinggapi di sela-sela kesibukannya mengajar dan di rumah. Saat luang dan mood, ia memang bisa sedikit berlama-lama belajar dan latihan soal-soal serta pengetahuan pedagogik serta penerapannya. Alhasil, sudah setidaknya 75 persen soal-soal latihan OSN empat tahun terakhir diselesaikannya.

“Sebagian ada yang sekadar mereview karena sdah dikerjakan sebelumnya. sejumlah soal belum pernah didapati sebelumnya. semuanya soal analisa dan uraian,” terangnya ditemui di sela-sela mengajar, Senin (1/6). Paling berat bagi Djazilatul menghadapi OSN Guru Jatim mendatang adalah pengalaman best-practices yang harus dibuktikan rekaman video pembelajaran. Sebagai seorang pendidik yang kompetensi, ia harus mampu menunjukkan mampu menerapkan berbagai pendekatan dan metode pembelajaran di kelas dalam video ini.

Tahun 2014 Lalu, apresiasi potensi serta pengembangan diri di bidang seni oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur juga disematkan pada guru SMPN 4 Kepanjen, Dra Endry Yoheni, di ajang Seleksi Siswa dan Guru Berprestasi Bidang Seni. Mewakili Kabupaten Malang Endry Yoheni mendapat peringkat juara III dan berhak mendapatkan penghargaan dari Dinas Pendidikan dan Gubernur Jawa Timur.

Ketentuan khusus peserta Seleksi Siswa dan Guru Berprestasi di Bidang Seni ini adalah memiliki prestasi unggulan bidang seni serta memiliki kompetensi pada bidang seni yang di minati. Kala itu,  yang jadi penilaian adalah mengumpulkan portofolio, berkarya, dan presentasi karya yang telah dibuat (karya original). (min)

SMP Negeri 1 Gondanglegi Goes to Adiwiyata Nasional

Unknown     10:29:00    
SMP Negeri 1 Gondanglegi Goes to Adiwiyata Nasional
SMP Negeri 1 Gondanglegi Goes to Adiwiyata Nasional
SMP Negeri 1 Gondanglegi didirikan tahun 1984 silam. Pembangunan awal waktu itu hanya ada tiga ruang yang digunakan untuk kelas 1, 2 dan 3 serta ditambah satu ruang kepala sekolah. Empat puuh tahun berselang, SMPN 1 Gondanglegi terus berkembang hingga kini mempunyai 24 ruang kelas, dan beberapa faslitas pendukung lain seperti 3 ruang laboratorium, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang UKS, dan 1 ruang ketrampilan.

Bahkan, kini SMP Negeri yang berlokasi 10 km sebelah timur dari kota Kepanjen, Ibukota Kabupaten Malang ini kini memiliki satu ruang Adiwiyata. Ini tidak terlepas karena sejak tiga tahun terakhir sekolah terakreditasi terakhir 2008 dengan predikat A mengembangkan program menjadi sekolah berwawasan dan berbudaya lingkungan.

SMP Negeri 1 Gondanglegi Goes to Adiwiyata Nasional
Tak hanya melakukan berbagai pembenahan sarpras fisik, SMPN ini pun memanfaatkan luas lahannya  12.435 m2 untuk mendukung kegiatan pembelajaran berbasis lingkungan. Diantaranya, membangun taman ruang terbuka hijau, taman apotik hidup, sanitasi, resapan air, pengelolaan sampah, dan fasilitas pendukung lainnya.

April lalu, SMPN 1 Gondanglegi telah mendapatkan kunjungan penilaian Sekolah Adiwiyata Jawa Timur untuk bersaiang menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional. SMPN 1 bersaing dengan 207 sekolah lain se Jatim.   (min)

Karawitan Cilik dan Geguritan Jawa di SMPN 1, Ikon Seni Pelajar Kabupaten Malang

Unknown     10:26:00    
Karawitan Cilik dan Geguritan Jawa di SMPN 1,  Ikon Seni Pelajar Kabupaten Malang
Kabupaten Malang belum banyak memiliki ikon seni pelajar yang berkembang di sekolah-sekolah. khususnya, seni tradisional karawitan dan geguritan alias puisi berbahasa Jawa. Satu-satunya seni pelajar bidang ini yang sudah menjadi ikon ada di SMPN 1 Gondanglegi.

Ya, seni tradisional karawitan mulai dikembangkan di SMPN ini pada 2007 silam, saat sekolah ini dipimpin kasek. Sebagai sarana awal untuk membekali siswa agar memiliki kepedulian pada pelestarian Nguri-nguri budaya Jawa adalah dibelinya seperangkat alat musik gamelan. Kala itu, harganya hanya Rp 8,5 juta.

Beberapa kurun waktu, memang tidak banyak prestasi bidang seni pelajar yang diraih siswa SMPN 1 Gondanglegi. namun begitu, penanaman kecintaan dan pelestarian seni budaya tradisional lebih mudah diberikan sewaktu-waktu melalui kegiatan ekskul karawitan. Apalagi, ketika karya kesenian lebih dikreasi dan dikolaborasi dengan seni lain. seperti sastra Jawa dalam bentuk geguritan.
Setidaknya 20-30 siswa berminat pada ekskul karawitan saat ini. mereka pun kerap latihan dan manggung, terutama pada acara-acara pensi dan hiburan yang digelar sekolah dan kecamatan. Paling anyar, ekskul di bawah asuhan Romo Davit Harijono, guru bahasa Jawa setempat, ini manggung mewakili Kabupaten Malang di ajang Festival Seni Budaya dan Budi Pekerti yang digelar Dinas Provinsi Jawa Timur, 29 Mei lalu. dalam pentas kolaborasi musikalilasi puisi ini, tim menampilkan pembacaan geguritan diiringi karawitan. Mereka terdiri dari (siswa SMPN 1 Gondanglegi), dan dua pembaca geguritan dari SMPN lain.

Hasilnya, tim seni pelajar ini berhasil meraih penghargaan sebagai 10 besar penyaji terbaik dan penulis naskah terbaik. Ajang festival yang dilangsungkan di Kota Surabaya ini diikuti 30 peserta dari kabupaten/kota se Jatim.(min)

Tiga Tahun, SMPN 1 Gondanglegi Berbenah Jadi Sekolah Adiwiyata, Kian Nyaman dan Asri untuk Belajar

Unknown     10:21:00    



Tiga Tahun, SMPN 1 Gondanglegi Berbenah Jadi Sekolah Adiwiyata, Kian Nyaman dan Asri untuk Belajar
Tiga Tahun, SMPN 1 Gondanglegi Berbenah Jadi Sekolah Adiwiyata, Kian Nyaman dan Asri untuk Belajar
Lokasi SMP Negeri 1 Gondanglegi memang berada agak pinggiran, cukup jauh dari perkotaan. Sekolah pinggiran dikelilingi areal pertanian dan perkebunan, SMPN 1 pun identik dengan lingkungan dan kultur masyarakat yang sebelumnya kurang mempedulikan kebersihan dan keindahan.

Namun, siapa sangka SMPN 1 Gondanglegi menjadi salah satu sekolah adiwiyata yang sudah mendapatkan penilaian nasional. predikat ini serasa sangat mengejutkan, mengingat apa yang ada di sekolah ini selama beberapa tahun terakhir terkesan apa adanya. Bahkan, kering dan ‘gersang.’

Apa yang didapati di lingkungan SMPN 1 Gondanglegi dua tahun lalu, dibandingkan yang tampak saat ini, secara fisik memang banyak yang berubah pada sekolah ini. lorong sepanjang ruang kelas tampak asri, dilngkapi taman beragam bunga di depan tiap-tiap kelas. sekolah menjadi tampak bersih karena halaman kosong dijaga kebersihannya dari sampah dan debu.

Tiga Tahun, SMPN 1 Gondanglegi Berbenah Jadi Sekolah Adiwiyata, Kian Nyaman dan Asri untuk Belajar
Jika masuk lagi ke areal lahan bagian belakang, Anda layaknya berwisata edukasi. hamparan taman yang hijau dan rindang tersaji di lahan ini. penaatan taman yang elok dengan jalan-jalan setapak untuk jogging track menambah asri. Tak hanya tanaman pelindung dan jenis bunga, aneka tanaman toga pun memenuhi lahan taman ini.

Tak ayal, wahana baru ini semakin mempercantik SMPN 1 Gondanglegi. hampir setiap pekan saat usai senam bersama, fasilitas jogging track ini banyak dimanfaatkan guru jalan sehat, sambil membimbing siswa-siswi yang melakukan berbagai aktivitas di taman saat itu. seperti merawat tanaman, membersihkan sampah, berkebun toga jahe dan kunyit, atau sekadar berkumpul dan belajar bersama dalam suasana taman yang tentunya sejuk dan lebih segar.

Setahun pertama Drs Suprianto dipindah menjadi kasek di SMPN 1 Gondanglegi memang lebih banyak melakukan pembenahan fisik. Tak hanya mengandalkan bantuan pemerintah melalui dana blockgrant untuk rehab atau ruang kelas baru, Suprianto juga banyak melakukan inisiatif dan prakarsa sendiri bersama wali murid. (min)

SMPN 2 Kepanjen Lepas Wisudawan Kelas IX: Lahirkan Prestasi Siswa Bidang Seni dan Olahraga

Unknown     10:07:00    
SMPN 2 Kepanjen Lepas Wisudawan Kelas IX: Lahirkan Prestasi Siswa Bidang Seni dan Olahraga

Sabtu, 13 Juni ini, SMP Negeri 2 Kepanjen melakukan acara pelepasan wisudawan kelas IX. Tak hanya melepas siswa, SMPN 2 juga mengantarkan sejumlah prestasi yang pernah diraih guru dan siswa.

Pada acara pelepasan ini, sejumlah siswa didaulat menerima penghargaan sebagai siswa berprestasi. Sebut saja, tahun ini sejumlah prestasi diraih siswa berasal dari ajang lomba bidang seni dan olahraga. Yakni, juara 2 lomba festival tari Malangan se Malang Raya di Universitas Negeri Malang dan juara 2 lomba karya mading. Dua siswa juga berhasil menjadi atlet kontingen Kabupaten Malang di ajang Porprov V/2015 di Banyuwangi untuk cabor hoki. Namanya adalah Dela Santia Lopa dan Azizatul Lailatul Fadilah.

SMPN 2 Kepanjen Lepas Wisudawan Kelas IX: Lahirkan Prestasi Siswa Bidang Seni dan Olahraga
Siswa peraih juara festival tari tradisional membawakan tarian asli Malang Bapang. Namanya Angga Adi Widiyanto. Ia bahkan pernah menjadi duta tari topeng Kabupaten Malang di Thailan 2014 silam.

Selain pembinaan minat dan bakat di bidang seni tari, SMPN 2 Kepanjen juga memberikan pembinaan siswa keterampilan tata boga, busana, voli, basket, hoki, pramuka dan palang merah remaja (PMR).

Sementara, di bidang akademik, setahun terakhir SMPN 2 menyelenggarakan program kelas khusus bilingual untuk memperkuat kemampuan bahasa asing siswa, terutama bahasa Inggris. Program kelas bilingual ini diikuti dua rombel siswa kelas VIII. Pembinaan kelas bahasa diberikan lima hari sepekan selama dua jam setelah jam pelajaran kurikuler. (*)

Aksi Nyata Sekolah Adiwiyata SMPN 2 Kepanjen

Unknown     10:04:00    


Aksi Nyata Sekolah Adiwiyata SMPN 2 Kepanjen
SMP Negeri 2 Kepanjen yang awalnya kurang memperhatikan lingkungan, kini berubah dan terus berbenah diri menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan alias sekolah adiwiyata. Hingga, pada akhir April lalu, SMPN 2 mendapatkan penilaian sekolah adiwiyata provinsi Jawa Timur.

Mewujudkan sekolah adiwiyata di SMPN 2 Kepanjen secara berkesinambungan dilakukan selama tiga tahun terakhir untuk mempersiapkan dan membenahi sekolah menjadi benar-benar berwawasan lingkungan. Mulai dari penataan lingkungan yang bersih dan hijau, hingga penyadaran perilaku hidup bersih dan sehat semua warga sekolah.

Aksi Nyata Sekolah Adiwiyata SMPN 2 Kepanjen
Ya, program Adiwiyata di SMP Negeri 2 Kepanjen memang bukan hanya sekedar program di atas kertas, namun diwujudkan delam bentuk aksi nyata siswa di sekolah. Dengan bimbingan dari bapak dan ibu guru siswa-siswa SMP Negeri 2 Kepanjen mengimplementasikan program trsebut.

Aksi nyata siswa berpedoman pada program internalisasi Adiwiyata SMP Negeri 2 Kepanjen yang telah disusun, yaitu melalui pokja-pokja. Terdapat 10 (sepuluh) pokja yaitu Ada 10 (sepuluh )Pokja yang dibentuk di SMPN 2 Kepanjen, yakni (1) Pokja Penghijauan, (2) Pokja Sampah, (3) Pokja Kolam,  (4) Pokja Toilet, (5) Pokja Kompos, (6) Pokja Mushalla, (7) Pokja Mading, (8) Pokja UKS, (9) Pokja Green School, dan (10) Pokja Toga.

Setiap warga sekolah, siswa dan guru melakukan bersih-bersih kelas dan lingkungan sekolah. Kepedulian lingkungan juga diwujudkan dengan menjaga kebersihan dari sampah dan merawat tanaman yang ada di taman sekolah atau kebun apotik hidup. Siswa juga secara rutin merawat kebersihan kolam, sanitasi, dan membersihkan resapan air. (min)

Perkuat Implementasi Kurikulum 2013, MTsN Malang III Gelar Workshop dan OJL

Unknown     09:33:00    
Perkuat Implementasi Kurikulum 2013, MTsN Malang III Gelar Workshop dan OJL

Kurikulum 2013 tetap diterapkan di lingkungan pendidikan madrasah. Bahkan, implemetasinya terus diperkuat dengan berbagai pelatihan terhadap guru dan kepala madrasah.

Perkuat Implementasi Kurikulum 2013, MTsN Malang III Gelar Workshop dan OJL
Tak terkecuali, di lingkungan MTs Negeri Malang III Sepanjang, Gondanglegi. Setidaknya, selama sebulan ini terus mematangkan pelatihan implementasi K-13 untuk tetap diterapkan pada tahun pelajaran mendatang. pelatihan implementasi K-13 diawali dengan workshop dan pembinaan kepala madrasah se Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM) yang dilangsungkan pada Sabtu-Ahad (8-9/5) lalu.

Pelatihan implementasi K-13 pada guru dijadualkan bertahap pada 28-29 Mei yang diikuti 140 guru MTs se KKM MTsN Malang III. Selanjutnya, pada 30 Mei, workshop implementasi K-13 diberikan khusus kepada sekitar 60 guru MTsN Malang III.

Perkuat Implementasi Kurikulum 2013, MTsN Malang III Gelar Workshop dan OJL
Kepala MTsN Malang III yang sekaligus ketua KKM Drs Hj Maria Ulva MPdI mengungkapkan, pelatihan K-13 dilakukan dengan workshop sebagai kegiatan in house training ke-1 & 2 dan on the job learning (OJL). Selama pelatihan, peserta banyak dibekali materi penyusunan program pembelajaran menggunakan kurikulum 2013.

Sebelumnya, selama Maret-April para guru MTsN Malang III sudah mendapatkan pendampingan sebagai tindaklanjut workshop implementasi K-13 untuk penyusunan bahan ajar dengan narasumber pendamping dari pihak kampus UM. Pendampingan juga diberikan untuk memandu guru dalam penyusunan media pembelajaran berbasis IT dengan narasumber teknis dari dosen kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

“Selama workshop dan OJL, para guru banyak diperkenalkan dan sharing pengalaman terbaik (best practices) mengajar dengan menggunakan metode-metode pembelajaran yang terbaik dan berhasil meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa,” kata Maria Ulva. (min)

Lima Siswa Masanega Tembus Kompetisi Nasional Dari Olahraga, Pidato Bahasa Asing hingga Film Animasi

Unknown     09:27:00    
Lima Siswa Masanega Tembus Kompetisi Nasional Dari Olahraga, Pidato Bahasa Asing hingga Film Animasi

Kemampuan siswa MTs Negeri Malang III (Masanega) Sepanjang, Gondanglegi Kabupaten Malang memang belum tertandingi dan kerap lebih unggul di berbagai ajang lomba atau festival di lingkungan pendidikan madrasah. Namun, prestasi non akademik siswa Masanega tidak lah semata jago kandang. Sejumlah prestasi diraih dari ajang kompetisi nasional yang diikuti peserta yang lebih berbobot.

Setidaknya keunggulan kemampuan siswa Masanega terlihat di bidang pidato bahasa asing dan TI, khususnya. Tercatat, siswa MTsN Malang III pernah menggondol juara di ajang lomba pidato bahasa Inggris dan bahasa Arab. Kemampuan siswa Masanega dalam membuat karya film animasi juga diakui sangat baik dan layak mendapatkan penghargaan nasional.

Lima Siswa Masanega Tembus Kompetisi Nasional Dari Olahraga, Pidato Bahasa Asing hingga Film Animasi
Afifah Sofia Faradisa, tercatat sebagai siswa berprestasi yang pernah menjuarai ajang lomba International Conference of Islamic Civilization yang digelar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Prestasi serupa pernaih diraih Yudhistira, yang pernah meraih juara 1 lomba AKSIOMA tingkat Kabupaten Malang.

Sementara itu, penghargaan karya film animasi diraih tiga sekawan, Sholahur Robbani, Mukhamad Ainur Fadil dan Filzah Prima Citra. karya fil animasi mereka mampu meraih tiga penghargaan lomba tingkat nasional selama dua tahun terakhir. Paling anyar adalah, lomba film animasi yang digelar di Surabaya 21 Mei lalu.

Selain tiga prestasi di atas, puluhan juara diraih siswa MTsN Malang III dari berbagai ajang kompetisi tingkat Kabupaten Malang dan Malang Raya. Prestasi juara ini banyak dipersembahkan secara perorangan maupun kelompok, khususnya regu PMR, Pramuka, Bidang olahraga, prestasi juara diantaranya datang dari cabang tenis meja dan bela diri pencak silat. Petenis junior Adella Putri Anggraeni pernah merajai even Abipraya Cup 2014 lalu. Sementara, raihan medali emas pencak silat pernah diborong lima pesilat sekaligus dari berbagai kejuaraan dan invitasi tingkat Malang Raya.

Satu prestasi membanggakan bidang akademik dari ajang olimpiade diraih Evi Nur Habibah Wulandari T, yang meraih nominasi nasional the best ten olimpiade IPS yang digelar Global Link Bali tahun 2015.

Nah, pada acara pelepasan wisudawan siswa kelas IX MTsN Malang III yang dilangsungkan pada 13 Juni 2015 ini, setidaknya 21 siswa terpilih dari puluhan siswa yang pernah meraih prestasi juara dari berbagai ajang kompetisi secara khusus mendapatkan penghargaan. Diantaranya, kategori penghargaan peringkat kelas terbaik 1-3, wisudawan terbaik, dan bintang pelajar. (min)

About us

GRAHA AKSARA CENDEKIA Jl. Sawo (Timur Stadion Kanjuruhan) Kepanjen Malang Email: cendekia.redaksi@gmail.com Website: www.majalahcendekia.com

FAQ's

FAQ's

© 2011-2014 Majalah Cendekia. Designed by Bloggertheme9.