Apresiasi

Showing posts with label Inovasi. Show all posts
Showing posts with label Inovasi. Show all posts

Thursday, 18 June 2015

Desa Siaga Harus Perkuat Taman Posyandu

Unknown     09:58:00    

Desa Siaga Harus Perkuat Taman Posyandu

Layanan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat, termasuk tumbuh-kembang anak, bakal semakin diperkuat dengan sinergi pemberdayaan dan kesehatan masyarakat melalui Desa/Kelurahan Siaga. Akhir April lalu digelar pertemuan akbar revitalisasi Desa Siaga, Posyandu dan launching Home-Care yang dilangsungkan di aula Stikes Kepanjen. Pertemuan ini dihadiri pihak SKPD Dinas Kesehatan dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemkab Malang ini diikuti 33 Camat dan 309 Desa/17 Kelurahan, kader kesehatan, posyandu, dan petugas kesehatan Puskesmas se Kabupaten Malang.

Agar program Desa Siaga berjalan optimal, pemkab Malang memang perlu melakukan sinergi penguatan kelembagaan maupun operasional kader atau tim yang nantinya berperan. Diantaranya, diusulkan 25.000 orang kader untuk terlibat, terdiri dari kader kesehatan, posyandu, KB, bina remaja, dan bina lansia. Nantinya, mereka diusulkan mendapatkan insentif Rp 300 ribu per orang.

Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemkab Malang Heru Rudianto menegaskan, penguatan Desa Siaga ini nantinya disinergikan dan mendapat dukungan desa melalui Anggaran Dana Desa. Program Desa Siaga harus dimasukkan APBDesa, setidaknya 10 persen dari total bantuan ADD yang diberikan pada setiap desa Rp 1 miliar lebih.

Penguatan Desa Siaga ini, tambah Heru, dianggap vital dan layak diprioritaskan, mengingat akan kembali pada kesejahteraan terutama layanan kesehatan dan tumbuh kembang anak. Nantinya, semua potensi akan diberdayakan, termasuk layanan taman posyandu, bina remaja, dan layanan lansia.

“Desa sudah saatnya memberikan fokus pada taman posyandu dan pembinaan ekonomi produktif juga penting. Ini bisa dikembangkan melalui program Desa Siaga,” demikian.

Pada tahun ini juga dialokasikan hibah APBD untuk penguatan 33 posyandu  tiap desa dengan nilai bantuan sebesar Rp  15 juta, dan posyandu percontohan kepada 7 kecamatan dengan besar bantuan Rp 25 juta per kelompok. (min)

Titanium Building SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi: Pusat Pengembangan Teknologi dan Dakwah

Unknown     09:56:00    

Titanium Building SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi
Ahad (7/6), menjadi hari paling bersejarah bagi warga SMK Muhammadiyah 7 (SMK MUTU) Gondanglegi. Ini setelah pada hari itu, gedung Titanium Building Enam Lantai yang beberapa bulan terakhir dibangun, sudah rampung dan diresmikan penggunaannya.

Berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat pedesaan yang ada di Desa Putat Kidul, Gondanglegi, tentunya gedung futuristik ini tak hanya menjadi kebanggaan warga sekolah, melainkan masyarakat Kabupaten Malang. Gedung berkonsep masa depan dengan disain menyerupai dua tower ini diresmikan langsung ketua PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsudin MA setelah masa pengerjaan 12 bulan.

Tak terbayangkan sebelumnya memang, SMK swasta yang awalnya kecil dan terletak di wilayah pinggiran, mampu membangun gedung senilai setidaknya Rp 24,5 miliar ini. dikatakan kepala SMK Muhammadiyah 7 M Pahri, nantinya gedung Titanium Building ini akan dijadikan pusat pembelajaran, sekaligus pengembangan teknologi bagi keperluan riset dan keilmuan. Selain itu, gedung ini nantinya bisa dijadikan pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah terutama di wilayah Kabupaten Malang. (min)

Thursday, 7 May 2015

Membangun Pendidikan Daerah Pedalaman: Relawan Blusukan hingga Rawat Akses Jalan

Unknown     11:31:00    
Membangun Pendidikan Daerah Pedalaman: Relawan Blusukan hingga Rawat Akses Jalan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan punya perhatian dan keprihatinan tinggi terhadap pendidikan di wilayah pedalaman. Salah satuya, Anis Baswedan mengajak seluruh masyarakat untuk melaporkan akses jalan ataupun jembatan rusak dan berbahaya menuju sekolah.

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini pun mengajak semua pihak bersama-sama mau peduli dan melaporkan akses rusak menuju sekolah ke laman sahabat.kemdikbud.go.id. Ini ditegaskan Mendikbud saat konferensi pers dengan media di lokasi kejadian putusnya jembatan sungai Cibeurang, belum lama ini.

Kemendikbud melalui operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik), akan memberikan instruksi kepada kepala sekolah seluruh Indonesia untuk dapat melaporkan lintasan-lintasan kritis akses menuju sekolah. Jika ada laporan, Mendikbud berjanji akan segera membicarakannya dengan pihak Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk penanganan akses jalan atau jembatan tersebut.

Mendikbud menegaskan, berbagai permasalah rusaknya akses menuju sekolah harus segera ditangani dengan cara yang cepat. Apalagi, sudah ada pembicaraan pihaknya dengan Menteri PU dan Perumahan Rakyat terkait hal ini.

Daerah yang punya banyak wilayah pedalaman memang perlu mendapatkan perhatian khusus. Tak terkecuali Kabupaten Malang, yang memiliki banyak kawasan pedesaan dan pedalaman.

Banyak cara bisa dilakukan untuk bisa membangun dan mendorong kemajuan di wilayah pedalaman ini. Contoh saja yang dilakukan sebuah komunitas organisasi 1.000 guru Malang yang menggalang dana untuk digunakan mengajar di daerah pedalaman. Mereka menggalang dana dengan cara menjual stiker dan pin di jalan Ijen Kota Malang, Minggu 5 April pagi.

Tim kreatif dan acara, Galuh Windang Nuraulia menjelaskan, organisasi 1.000 guru diisi para mahasiswa di Malang, yang berkegiatan mengajar di sekolah daerah pedalaman. Mereka bakal mengadakan teaching and traveling, pada 18 April 2015 ini. Rencananya, di daerah Singosari atau Gunung Kawi.
Materi yang disampaikan bertema fun teaching untuk semua mata pelajaran umum dan pengembangan kepribadian.

Lain halnya yang dicanangkankan Dishubkominfo Kabupaten Malang. Untuk mendukung kawasan wisata di Kabupaten Malang, dianggap perlu membangun tower untuk mempermudah akses komunikasi di daerah pedalaman.

Data Dishubkominfo Kabupaten Malang menjelaskan, rata-rata kawasan wisata pedalaman menjadi titik blank spot bagi telepon seluler. Sehingga wisatawan kesulitan mengakses komunikasi jika sedang berwista di Malang. Karena itu, perlu diusulkan satu titik ke salah satu operator seluler agar mau mendirikan tower di kawasan wisata.

“Saya usulkan Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo,” jelas Kabid Kominfo Purwoto dalam sebuah kesempatan.

Desa Ngadas adalah desa tertinggi di Kabupaten Malang. Di sana menjadi kawasan hunian suku Tengger juga menjadi persinggahan wisatawan yang hendak ke Gunung Bromo lewat Kabupaten Malang.

Kawasan wisata Pantai Balekambang juga sempat lama menjadi titik blank spot. Terutama ketika sudah memasuki jalan hutan menuju pantai, sinyal langsung hilang. Setahun terakhir ini, sudah ada BTS sebuah operator seluler untuk mempermudah akses jaringan yang sudah didirikan di sana.  (*)


About us

GRAHA AKSARA CENDEKIA Jl. Sawo (Timur Stadion Kanjuruhan) Kepanjen Malang Email: cendekia.redaksi@gmail.com Website: www.majalahcendekia.com

FAQ's

FAQ's

© 2011-2014 Majalah Cendekia. Designed by Bloggertheme9.